Pendidikan Menurut Filsafat Ibnu Sina (980M-1037 M) dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Kontemporer
Keywords:
Pendidikan, Filsafat, Ibnu Sina, Pendidikan Islam KontemporerAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan menurut filsafat Ibnu Sina (980M–1037 M) serta menganalisis relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Ibnu Sina memandang pendidikan sebagai proses holistik yang tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akal, akhlak, dan spiritualitas manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap karya-karya Ibnu Sina seperti Kitab al-Shifa dan literatur akademik kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Ibnu Sina menekankan beberapa aspek utama, yaitu pendidikan sejak usia dini, peran strategis guru sebagai teladan moral dan intelektual, penggunaan metode pembelajaran yang dialogis dan kontekstual, pendidikan moral dan etika, serta integrasi antara ilmu pengetahuan dan agama. Pemikiran tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam pengembangan kurikulum holistik, penguatan pendidikan karakter, dan integrasi sains dengan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa filsafat pendidikan Ibnu Sina dapat dijadikan landasan konseptual dalam merespons tantangan pendidikan Islam di era modern dan global.
Keywords: Pendidikan, Filsafat, Ibnu Sina, Pendidikan Islam Kontemporer
References
Abidasari, E., Sabgini, K. N. W., & Inayati, N. (2021). Bright English textbook development for primary school grade 6 in Batu city. PIONEER: Journal of Language and Literature, 13(1), 26. https://doi.org/10.36841/pioneer.v13i1.899
Al-Jumbulati, A. (1994). Perbandingan pendidikan Islam (M. Arifin, Trans.). Jakarta: Rineka Cipta.
Al-Abrasyi, M. A. (1994). Pokok-pokok pikiran Ibnu Sina tentang pendidikan. Yogyakarta: Sumbangsih Offset.
Al-Ahwani, A. F. (1997). Filsafat Islam (8th ed.). Jakarta: Firdaus.
Ali, H. (1987). Filsafat pendidikan. Yogyakarta: Kota Kembang.
Baker, A. H., & Zubair, A. C. (1990). Metode penelitian filsafat. Yogyakarta: Kanisius.
Baharuddin, A. (2015). Ibn Sina dan pemikiran teori emanasi. Bandung: Angkasa.
Basri, H. (2009). Filsafat pendidikan Islam. Bandung: Pustaka Setia.
Beavers, T. D. (2001). Paradigma filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Riora Cipta.
Crow, L. D., & Crow, A. (1990). Pengantar ilmu pendidikan. Yogyakarta: Sarasin.
Deswita. (2013). Konsep pemikiran Ibnu Sina tentang pendidikan akhlak. Ta'dib, 16(2), 168–176. https://doi.org/10.31958/jt.v16i2.249
Hanafi, A. (1976). Pengantar filsafat Islam (12th ed.). Jakarta: Bulan Bintang.
Hitti, P. K. (1974). History of the Arabs (10th ed.). London: Oxford University Press.
Darwis, M. (2013). Konsep pendidikan Islam dalam perspektif Ibnu Sina. Jurnal Ilmiah Didaktika, 13(2), 240–258. https://doi.org/10.22373/jid.v13i2.476
Jalaluddin, & Said, U. (1994). Filsafat pendidikan Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Kurniawan, S., & Mahrus, E. (2013). Jejak pemikiran tokoh pendidikan Islam. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Langgulung, H. (1995). Manusia dan pendidikan (3rd ed.). Jakarta: Pustaka Al-Husna.
Madkour, I. (1996). Al-Falsafah al-Islamiyyah: Manhaj wa tathbiqun (Y. W. Asmin & A. H. Mudhakir, Trans.). Jakarta: Rajawali Press.
Maragustam. (2018). Filsafat pendidikan Islam menuju pembentukan karakter. Yogyakarta: Pascasarjana Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga.
Mudjiorjo, R. (2001). Pengantar pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Nata, A. (2001). Pemikiran para tokoh pendidikan Islam: Seri kajian filsafat pendidikan Islam (2nd ed.). Jakarta: Rajawali Press.
Natsir, M. (1973). Islam dan kebudayaan. Dalam Kapita Selekta. Jakarta: Bulan Bintang.
Nur, A. (2009). Ibnu Sina: Pemikiran filsafatnya tentang al-fayd, al-nafs, al-nubuwwah, dan al-wujûd. Hunafa: Jurnal Studia Islamika.