Pendidikan Menurut Filsafat Ibnu Rusyd (1126 M-1198 M) dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Kontemporer
Keywords:
Pendidikan, Filsafat, Ibnu Rusyd, Pendidikan Islam KontemporerAbstract
Ibnu Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan menurut filsafat Ibnu Rusyd(1126 M–1198 M) serta menganalisis relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer. Ibnu Rusyd mempromosikan rasionalisme dan pemikiran kritis, mengajurkan sistem pendidikan yang meyeimbangkan ilmu agama dan umum, mendorong kebebasan intelektual dan kemampuan beradaptasi terhadap tantangan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap karya-karya Ibnu Sina seperti Kitab fash al Maqal dan literatur akademik kontemporer yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Ibnu Rusyd memberikan kerangka konseptual yang kuat untuk pendidikan islam modern. Penekanannya pada rasionalisme, pemikiran kritis, dan integrasi pengetahuan menawarkan jalur untuk mengembangkan generasi yang religius, kritis,dan dapat beradaptasi dengan tantangan kontemporer sambil mempertahankan nilai-nilai Islam dasar.
References
Adiyono, A., Al Matari, A. S., Patimah, L., & AS, A. A. N. (2025). Can AI-Optimized YouTube Videos Enhance Islamic Religious Education? A Quantitative Study on Student Learning Outcomes. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(1), 175-194.
Al-Dhahabi, S. A. D. A. (1993). Abdullah Muhammad ibn Ahmad ibn Uthman ibn Qaymaz (d. 748 AH-1347 AD). A group of researchers under the supervision of Sheikh Shu’ayb al-Arna’ut, 3rd ed., Dar al-Risala, 1405.
Aripin, S., Nurdiansyah, N. M., Arief, A., & binti Yusof, N. (2025). Effectiveness and Reformulation of Islamic Religious Education in Schools in the Modern Era. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(1), 215-234.
Aripin, S., Nurdiansyah, N. M., Arief, A., & binti Yusof, N. (2025). Effectiveness and Reformulation of Islamic Religious Education in Schools in the Modern Era. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(1), 215-234.
Elizatun, E., Mujib, A., & Firdaus, M. N. R. C. The Position of Quranic Arguments in Judicial Decisions on Sharia Economic Disputes. Hukum Islam, 25(1), 77-94.
Hamdi, Z. (2020). Pluralisme Sosial Keagamaan Menuju Karakter Bangsa Yang Shalih. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 7(12), 1123-1142.
Hasyim, M. (2018). Epistemologi Islam (Bayani, Burhani, Irfani). Jurnal Al-Murabbi, 3(2), 217-228.
Iqbal, I. (2015). Logika Keilmuan Kalam: Tinjauan Filsafat Ilmu. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 16(2), 187-205.
Jaelani, J., Nurlatifah, N., & Kusnawan, K. (2025). Konsep pemikiran Ibnu Rusyd dan relevansinya terhadap perkembangan pendidikan agama Islam di era revolusi industri 4.0. Halaqa: Journal of Islamic Education, 1(1), 16-39.
NURMALA, S., ADAWIYAH, E. R., & VIONITA, B. S. (2023). Kritik Filsafat Ibnu Rusyd Sebagai Dasar Filsafat Islam Terhadap Sifat-Sifat Ketuhanan. Jurnal Ilmiah Kohesi, 7(1), 6-13.
Nurrohmah, A. M., Khoiriyah, M. A., Umar, H., Nurwati, E., & Suprapto, F. (2025). Kontribusi Pemikiran Ibnu Rusyd terhadap Paradigma Pendidikan Islam Berbasis Intelektual dan Rasional. INNOVASI: JURNAL INOVASI PENDIDIKAN, 11(3), 371-381.
Pradigta, I. (2021). Ibnu Rusyd: Biografi & Intisari Filsafatnya . Pers Diva.
Putri, H. G. (2025). Logika (metode) berfikir dalam pengembangan ilmu pengembangan Masyarakat islam. Jurnal Pengabdian Indonesia, 1(2), 69-86.
Said, Muhammad As, and Muhaimin. Filsafat Pendidikan Islam. Mitra Pustaka, 2011.
Sofyana, U. M., & Kusuma, A. B. (2018). Upaya meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan pembelajaran generative pada kelas VII SMP Muhammadiyah Kaliwiro. Kontinu: Jurnal Penelitian Didaktik Matematika, 2(1), 14.
Syadali, A. (1997). Mudzakir. Filsafat Umum. Bandung: Pustaka Setia.