Edukasi Fiqih Kontemporer dalam Pendidikan Agama Islam untuk Masyarakat Digital: Analisis Etika dan Hukum Islam di Era Informasi
Keywords:
Edukasi Fiqih Kontemporer, Pendidikan Agama Islam, Masyarakat Digital, Etika Islam, Hukum IslamAbstract
Perkembangan teknologi informasi telah membentuk masyarakat digital yang menghadirkan tantangan baru dalam pemahaman dan penerapan fiqih Islam. Isu-isu seperti transaksi digital, media sosial, privasi data, dan etika bermedia menuntut adanya pendekatan fiqih yang kontekstual dan responsif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran edukasi fiqih kontemporer dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya membangun kesadaran etika dan kepatuhan hukum Islam di era informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara dengan ahli fiqih serta pendidik agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi fiqih kontemporer dalam kurikulum PAI sangat penting untuk menjawab problematika masyarakat digital, khususnya terkait etika penggunaan teknologi dan hukum transaksi daring. Selain itu, pemanfaatan media dan platform digital dalam pembelajaran fiqih terbukti dapat meningkatkan pemahaman serta minat generasi muda terhadap nilai-nilai syariah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum PAI yang adaptif, moderat, dan berbasis teknologi guna memperkuat literasi fiqih masyarakat Muslim di era digital
References
Amir, D. (2012). KONSEP MANUSIA DALAM SISTEM PENDIDIKAN ISLAM. Al-Ta Lim Journal. https://doi.org/10.15548/jt.v19i3.52
Bonfante, L. (2016). Digital Transformation, Cultural Transformation. CIO Insight.
Fariduddin, E. I. (2025). Fiqh Education in the Age of Digital Clicks and Social Conflict?: Preserving Islam Nusantara Amidst Social Fragmentation. 5(1), 126–143.
Kamarul Azmi, Jasmi, J. B. (2016). Pendidikan sebagai medium penerapan Islam dalam Sains dan teknologi. Pendidikan Sebagai Medium Penerapan Islam Dalam Sains Dan Teknologi.
Kristiawan, M., Irmi Suryanti, S. P. S., Muhammad Muntazir, S. E., Ribuwati, S. P., Ahmad Jon Areli, S. P., Mediarita Agustina, S. P., Rosda Fajri Kafarisa, S. P., Agus Guntur Saputra, S. P., Nani Diana, S.Pd., M. S., Evi Agustina, S. A., Ririn Oktarina, S. P. S., & Tita Bela Hisri, S. . (2017). Inovasi pendidikan. In Wade Group.
Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif,Dan R&D, Alfabeta, cv. ___ (2016).
Reza, M. F., Wahyudi, N. A., & Jembar, M. (2025). Etika Digital dalam Perspektif Pendidikan Islam?: Kajian Konseptual Tentang Adab Berinteraksi di Dunia Maya. 2(4), 434–446. https://doi.org/10.19109/nurani.v20i1.6029.2
Setiawan, I., Chalim, A., Rahma, A., Malang, P. N., Chalim, A., & Astrifidha, R. A. (n.d.). Etika digital dalam perspektif pendidikan agama islam. 284–304.
Soehardin, J., Jailani, M., & Nashihin, H. (2025). At Turots?: Jurnal Pendidikan Islam Contemporary Fiqh Framework in the Era of Digital Transformation?: 7(2), 979–987.
Solichin, M. M. (2018). TEORI BELAJAR HUMANISTIK DAN APLIKASINYA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Telaah Materi Dan Metode Pembelajaran. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 5(1), 1–12. https://doi.org/10.19105/islamuna.v5i1.1856